
Jakarta - Penyedia jasa layanan ojek online (ojol) menyerupai Go-Jek dan Grab buka bunyi soal penerapan tarif gres besok, 1 Mei 2019. Tarif gres ojek online dalam tahap awal berlaku di lima kota, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.
Chief Public Policy and Government Relations Go-Jek Indonesia, Shinto Nugroho menyambut baik dari penerapan tarif gres ojek online yang berlaku besok.
"Sebagaimana teman-teman tahu kami dari Go-Jek selalu memperhatikan keselamatan baik pengemudi maupun penumpang sebagai top prioritas kami," kata Shinto di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).
"Itu ialah salah satu komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketenangan sahabat sahabat dalam berkendara," tutur Shinto.
Go-Jek juga akan mengikuti peraturan pemerintah terkait tarif gres ojek online yang ditetapkan menurut sistem zonasi.
"Terkait dengan tarif tentunya kami memahami dari pemerintah, kami akan berusaha juga untuk mematuhi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tambah Shinto.
Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata juga berjanji akan mematuhi hukum gres tersebut. Masukan dari Grab juga sudah diakomodir dalam peraturan yang berlaku besok ini.
"Saya mewakili dari Grab Indonesia, mematuhi peraturan menteri. Ada beberapa unsur terutama unsur keselamatan. Beberapa masukan dari kami juga diadopsi di sini," kata Ridzki.
Mengenai tarif gres ojol yang berlaku besok, Ridzki juga setuju. Grab akan mengikuti hukum main pemerintah.
"Tentunya dikala ini diberlakukan sesuai kode dan ketentuannya kita akan melakukan tarif ini," kata Ridzki.
Advertisement

EmoticonEmoticon